harapan yang kau matikan
Di antara bola matamu
'Aku kan pergi. Melanjutkan langkah' katamu.
Ada kabut pekat di selasar mataku
'Tetaplah kau di sana, menanti yang terbaik'
Pekikmu, di sela waktu perpisahan kita
Mataku pancarkan sajak kalbu
Apa tak kau dengar jeritan sebuah batu bisu?
'Tunggu' kataku. Berusaha mengejar dengan sedikit tertatih
'Ini lebih baik. Aku bukan pilihan' katamu lagi
Kau mungkin tak percaya
Di antara bola matamu
Kudengar erang luka
Rupanya kau masih tak memahamiku
oleh : Fitria Yuliani
Bojonegoro, 6 juni 2022
Komentar
Posting Komentar